Kodim 0707/Wonosobo Pelopori Gerakan Bersih Saluran Mangli Demi Mitigasi Bencana Banjir

FAJARLAMPUNG.COM, Wonosobo – Menjelang musim hujan, Kodim 0707/Wonosobo bersama DPUPR, Polsek, relawan, dan masyarakat bergotong royong membersihkan saluran air Mangli, Wonosobo.
‎
‎Karya bakti menyasar saluran sepanjang Kelurahan Sambek hingga Mlipak, Kecamatan Wonosobo, untuk memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi ancaman banjir saat hujan meningkat.
‎
‎Kegiatan dipimpin Danramil 01/Wonosobo Kapten Cke Sapta Wibawa, dengan melibatkan berbagai unsur demi menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko genangan.
‎
‎“Kami ingin memastikan saluran air berfungsi optimal sebelum hujan meningkat,” ujar Sapta Wibawa, menegaskan pentingnya langkah pencegahan bersama menghadapi musim hujan.
‎
‎Pembersihan dilakukan dengan membabat rumput di tanggul, merapikan tebing saluran, mengeruk sedimentasi lumpur, serta mengangkat sampah yang berpotensi menghambat aliran air.
‎
‎Langkah tersebut dinilai penting karena tumpukan lumpur, sampah, dan rumput liar dapat mengurangi kapasitas saluran, sehingga aliran air berisiko tersendat.
‎
‎Melalui karya bakti ini, personel TNI, petugas pemerintah, kepolisian, relawan, dan warga bekerja bersama membersihkan lingkungan demi kenyamanan masyarakat sekitar.
‎
‎Sapta menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar berfokus pada kebersihan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan membangun kembali semangat gotong royong antarwarga.
‎
‎“Kegiatan ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ungkap Sapta saat menyampaikan tujuan karya bakti.
‎
‎Ia berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut terus terjaga, sehingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan masyarakat, bukan sekadar kegiatan sesaat.
‎
‎“Semoga gotong royong kita hari ini membawa berkah dan menjadikan lingkungan semakin bersih, sehat, dan nyaman,” katanya, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak.
‎
‎Sapta turut menyampaikan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat, seraya menekankan bahwa kekompakan menjadi kunci keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
‎
‎Sementara itu, Camat Wonosobo Subagyo Agus Budi Mulyono, didampingi Lurah Sambek Khairunisak, mengapresiasi inisiatif Kodim 0707/Wonosobo dalam menggerakkan kepedulian lingkungan menjelang musim hujan.
‎
‎Menurut Subagyo, pembersihan saluran perlu dilakukan sebelum curah hujan meningkat, agar aliran air tetap lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan.
‎
‎“Kegiatan ini sangat penting dilakukan menjelang musim hujan agar saluran air dapat berfungsi dengan baik,” ujarnya, menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca.
‎
‎Ia berharap pengerukan sedimentasi dan pengangkatan sampah memberikan dampak nyata bagi kelancaran aliran air, terutama ketika hujan deras mengguyur kawasan Wonosobo.
‎
‎“Dengan pembersihan ini, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi potensi banjir saat musim hujan,” kata Subagyo.
‎
‎Camat juga mendorong masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan saluran, termasuk tidak membuang sampah sembarangan yang berisiko menyumbat aliran air.
‎
‎“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya, mengajak warga meneruskan semangat gotong royong setelah kegiatan selesai.
‎
‎Kolaborasi TNI, pemerintah daerah, kepolisian, relawan, dan masyarakat tersebut menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam mengantisipasi risiko bencana melalui langkah sederhana.
‎
‎Pembersihan saluran Mangli diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal pemeliharaan lingkungan yang rutin dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
‎
‎Dengan saluran lebih bersih dan aliran air yang terjaga, warga diharapkan semakin siap menghadapi musim hujan sekaligus memperkuat budaya gotong royong.(waw)