Touring Bersama, 158 Peserta Jelajahi Destinasi Wisata Gunungkidul

FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Sebanyak 158 peserta mengikuti Gunungkidul Tourism Unity Ride 2026, touring kolaborasi insan pariwisata menikmati destinasi wisata Gunungkidul bersama-sama dalam suasana penuh kebersamaan.
‎
Kegiatan berlangsung Senin (28/9/2026), dimulai dari RM Bu Tiwi Tan Tlogo, Wonosari, sebelum rombongan menyusuri berbagai destinasi wisata di Gunungkidul hingga seluruh peserta siap berangkat bersama.
‎
Touring tersebut melibatkan insan pariwisata dari tiga asosiasi, yakni PHRI, PPJI, dan HPI, sebagai bagian peringatan Hari Pariwisata Dunia tahun ini pula.
‎
Peserta mengendarai beragam sepeda motor, termasuk Honda Tyger, menikmati perjalanan sekaligus memperkuat kebersamaan antarpelaku pariwisata di wilayah Gunungkidul sepanjang rute yang ditempuh bersama.
‎
Catatan perjalanan Dab Irsyam menyebut pengalaman touring memberikan cara berbeda menikmati Gunungkidul, karena perjalanan berlangsung langsung melalui jalur darat menggunakan sepeda motor bersama rombongan.
‎
Pagi itu rombongan berkumpul di RM Bu Tiwi Tan Tlogo, Wonosari, sebelum memulai perjalanan bersama menuju sejumlah destinasi wisata menarik sepanjang JLS menuju JLS.
‎
Dab Irsyam menuliskan, kegiatan tersebut diikuti 158 peserta dari tiga asosiasi pariwisata, berdasarkan pemberitaan Gunungkidul TV yang menjadi rujukan perjalanan tersebut sebelumnya tersebut pula.
‎
Menurutnya, data peserta menjadi gambaran antusiasme pelaku pariwisata untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempromosikan potensi wisata Gunungkidul kepada masyarakat luas melalui perjalanan bersama ini bersama.
‎
Perjalanan kemudian berlanjut menyusuri Jalur Lintas Selatan atau JLS, dengan rombongan menikmati panorama alam sepanjang perjalanan menggunakan sepeda motor secara tertib dan kompak kompak.
‎
Peserta tidak sekadar berkendara, tetapi juga mengabadikan perjalanan melalui foto dan video sebagai bagian promosi destinasi wisata Gunungkidul kepada masyarakat yang lebih luas luas.
‎
Dalam catatannya, Dab Irsyam menilai aktivitas itu memiliki nilai lebih karena konten perjalanan dapat memperkenalkan jalur, lanskap, dan destinasi Gunungkidul kepada publik secara luas.
‎
Namun, perjalanan berkelompok juga menghadirkan tantangan, terutama menjaga keselamatan, menaati aturan lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan seluruh peserta selama perjalanan berlangsung dengan aman aman.
‎
Salah satu pelajaran paling terasa adalah disiplin dalam formasi. Peserta harus saling menyalip, menaati aturan lalu lintas, menjaga sopan santun berkendara sepanjang perjalanan bersama rombongan.
‎
Peserta juga perlu menyesuaikan kecepatan demi kenyamanan dan keselamatan bersama, agar perjalanan tetap berlangsung tertib hingga seluruh rombongan tiba di tujuan wisata secara bersama.
‎
Dab Irsyam menegaskan, inti perjalanan bukan mengejar siapa yang paling cepat sampai, melainkan memastikan seluruh rombongan dapat mencapai tujuan bersama dengan selamat bagi peserta.
‎
“Bukan siapa yang paling cepat sampai, tetapi bagaimana seluruh rombongan dapat sampai bersama,” tulis Dab Irsyam dalam catatan perjalanannya tersebut tersebut.
‎
Setelah melewati jalur perjalanan, rombongan menikmati sejumlah destinasi wisata di kawasan JLS yang menawarkan panorama pantai dan bentang alam menarik bagi peserta touring bersama.
‎
Panorama sepanjang JLS menjadi daya tarik tersendiri. Peserta dapat menikmati perjalanan sambil melihat lanskap pesisir Gunungkidul yang khas dan memikat sepanjang perjalanan bersama bersama.
‎
Setibanya di destinasi akhir, suasana semakin cair. Tempat menarik, kuliner, hiburan, dan pembagian doorprize melengkapi rangkaian kegiatan touring tersebut hingga acara berakhir meriah meriah.
‎
‎Panitia juga menghadirkan hiburan serta membagikan doorprize kepada peserta, dengan suasana yang disebut semakin meriah setelah seluruh rombongan tiba di destinasi akhir hingga tuntas.
‎
Hari itu cuaca Gunungkidul disebut sangat terik, namun panas terasa lebih ringan karena suasana menyenangkan, canda, kebersamaan, dan semangat peserta sepanjang kegiatan sepanjang perjalanan.
‎
Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa touring dapat menjadi ruang promosi pariwisata, sekaligus membangun jejaring dan kebersamaan antarpelaku industri wisata daerah secara berkelanjutan bersama lebih luas.
‎
Melalui Gunungkidul Tourism Unity Ride 2026, peserta membawa pesan sederhana: berkendara bersama, mempromosikan destinasi bersama, dan menumbuhkan pariwisata Gunungkidul bersama untuk kemajuan daerah bersama-sama. (waw)