Kunci Kebahagiaan Hidup Pamong: Syukur dan Keadilan

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal kembali menggelar kegiatan rutin Pengajian Pamong pada Kamis (26/03) di Pendopo Puspadenta mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dibuka oleh Carik dan diikuti para pamong sebagai bagian dari pembinaan spiritual pasca-Ramadan. “Pengajian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat,” ujar salah satu panitia.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Zulkarnain dari Padukuhan Karangmalang mengangkat tema pentingnya rasa syukur dan kepemimpinan yang adil.
Ia menegaskan bahwa syukur adalah kunci kebahagiaan hidup. “Allah SWT telah menjanjikan akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur, sebagaimana tertuang dalam QS Ibrahim ayat 7,” jelasnya di hadapan peserta.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya keadilan dalam kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.
‎“Keadilan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Pemimpin yang adil akan mendapatkan keistimewaan di hadapan Allah SWT,” tegas Ustadz Zulkarnain.

Materi pengajian juga menyinggung pentingnya berbagi melalui sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa sedekah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membuka pintu keberkahan. ‎“Sedekah adalah jalan datangnya rezeki dan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Memasuki bulan Syawal, Ustadz Zulkarnain mengajak seluruh pamong untuk kembali ke fitrah dan menjaga nilai-nilai kebaikan pasca-Ramadan. “Syawalan jangan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum saling memaafkan dan memperbaiki hubungan,” tegasnya. ‎”Dengan kembali ke fitrah, kita diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya, sebelum kegiatan ditutup dengan doa bersama. (Andriyani)