Gowes 17 Kilometer Warnai Perayaan HUT ke-9 ALGOJO di Condongcatur
FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Komunitas sepeda Antar Lintas Gowes Jogja (ALGOJO) merayakan hari jadinya yang ke-9 dengan menggelar Gowes Bareng (Gobar), bhakti sosial, pelestarian alam, serta syawalan Idul Fitri 1447 H di Green Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 650 peserta dari berbagai komunitas sepeda di Yogyakarta dan sekitarnya.
Hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman mewakili Bupati Sleman serta Lurah Condongcatur sebagai pembina ALGOJO.
Kegiatan diawali dengan gowes bersama mengambil start dari Halaman Kalurahan Condongcatur dan finis di Green Kayen.
Rute sejauh 17 kilometer dilalui peserta dengan pengawalan tim marshal demi keamanan.
Selain olahraga, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai doorprize menarik.
“Kegiatan ini berlangsung meriah dengan hiburan dan hadiah mulai dari kipas angin hingga mesin cuci,” demikian disampaikan panitia.
Ketua ALGOJO, Gianto, mengatakan peringatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana berbagi.
Pihaknya menyalurkan santunan berupa paket sembako dan uang tali asih kepada 20 anak yatim di wilayah Kayen dan Krikilan.
Selain itu, dilakukan pula pelepasan 9 kilogram bibit ikan di Sungai Boyong serta pelepasan burung sebagai bentuk kepedulian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan wujud rasa kebersamaan dan kepedulian kami terhadap sesama, serta dukungan kami terhadap pengelola Green Kayen,” ujarnya.
Pembina ALGOJO, Dr. Reno Candra Sangaji, menegaskan kegiatan ini mempererat silaturahmi antar komunitas sepeda.
“Gowes Bareng ini menjadi ajang silaturahmi bagi para pecinta sepeda. Saya berharap semangat olahraga semakin menggema, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan dan diiringi kegiatan sosial serta pelestarian alam,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami sangat mendukung karena ini meningkatkan kebugaran masyarakat. Peserta tidak hanya dari Sleman, tetapi juga dari luar daerah, bahkan banyak yang berusia di atas 45 tahun tetap sehat dan kuat menempuh 17 kilometer.
Ini menunjukkan tingkat kebugaran masyarakat sangat baik,” katanya.
Ia menambahkan, “Kami berpesan jadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup sehat yang terus dipertahankan,” pungkasnya. (andriyani)

