Dua Puskesmas Disiagakan 24 Jam, Pemkot Yogyakarta Jamin Layanan Persalinan

FAJARLAMPUNG.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memperkuat perhatian terhadap layanan kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari kebijakan publik menjelang Lebaran 2026. Fokus tersebut diarahkan pada pemantauan ibu hamil dengan perkiraan hari lahir (HPL) yang berdekatan dengan masa libur panjang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk aktif melakukan pemantauan terhadap ibu hamil, khususnya yang diperkirakan akan melahirkan saat periode Lebaran.

“Kami memantau ibu hamil, terutama yang HPL-nya mendekati Lebaran, untuk memastikan kesiapan persalinan dan mengantisipasi kondisi darurat,” ujarnya di Ruang Yudistira Balai Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).

Selain pemantauan, Pemkot juga menyiapkan fasilitas layanan persalinan yang tetap beroperasi selama 24 jam. Dua puskesmas ditunjuk sebagai layanan siaga, yakni Puskesmas Tegalrejo dan Puskesmas Jetis.

Menurut Emma, kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan esensial tetap berjalan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

“Puskesmas tersebut kami siagakan 24 jam khusus untuk pelayanan persalinan, sehingga masyarakat tetap mendapatkan akses layanan yang cepat dan aman,” jelasnya.

Langkah ini juga mencerminkan pendekatan pemerintah dalam memastikan perlindungan kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan bayi, di tengah potensi risiko keterlambatan akses layanan akibat kepadatan aktivitas libur nasional.

Dengan penguatan layanan ini, Pemkot Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan kesehatan dasar sekaligus memastikan kesiapsiagaan sistem kesehatan daerah selama momentum Lebaran. (Aga)