Jogja Memikat Dunia! Peserta Lithuania Kagum dengan Festival Layang-Layang dan Kuliner Khas Yogyakarta
FAJARLAMPUNG.COM, YOGYAKARTA – Gelaran Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 kembali menjadi magnet bagi pecinta layang-layang dari berbagai penjuru dunia. Tak hanya menghadirkan atraksi layang-layang beraneka bentuk dan warna, festival ini juga menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang memperkenalkan pesona Yogyakarta kepada peserta internasional.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Saulė Varškevičiūtė, pelayang asal Lithuania. Dalam konferensi pers yang digelar di Soeltan Cafe and Eatery, Rabu (1/7/2026), ia mengaku sengaja datang ke Indonesia setelah menerima undangan dari komunitas pelayang internasional sekaligus ingin merasakan langsung pengalaman berkunjung ke Tanah Air.
“Saya datang ke Indonesia karena ingin merasakan pengalaman secara langsung dan bertemu dengan para pelayang dari berbagai negara. Sejauh ini penyelenggara sangat ramah, suasana kotanya indah, dan saya sangat menikmati kuliner lokal di Yogyakarta,” ujar Saulė.
Menurutnya, JIKF bukan sekadar festival layang-layang, melainkan sebuah perayaan budaya yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai negara melalui hobi dan kreativitas.
Ia pun mengapresiasi keramahan masyarakat Yogyakarta yang membuat para peserta internasional merasa diterima selama mengikuti rangkaian acara.
Tak hanya itu, Saulė berharap budaya bermain layang-layang terus dilestarikan sebagai simbol kebersamaan sekaligus media mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai latar belakang.
“Teruslah saling menjaga dan terus menerbangkan layang-layang. Saya berharap semakin banyak orang dapat ikut berpartisipasi dan mengunjungi Jogja International Kite Festival di masa mendatang,” tuturnya.
Jogja International Kite Festival 2026 sendiri menjadi salah satu agenda wisata dan hiburan yang dinantikan masyarakat. Festival ini menghadirkan peserta dari berbagai negara dengan menampilkan layang-layang tradisional hingga kreasi modern yang menghiasi langit Yogyakarta.
Selain menyuguhkan pertunjukan visual yang memukau, JIKF juga menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya Yogyakarta di mata dunia. Kehadiran peserta mancanegara menjadi bukti bahwa festival ini telah berkembang menjadi event internasional yang mampu menarik perhatian komunitas layang-layang global sekaligus mendorong kunjungan wisata ke Kota Gudeg. (Aga)

