Ambulans Alami Kecelakaan di RS Sardjito, Dipastikan Bukan dalam Misi Evakuasi Pasien

FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Video insiden ambulans yang menabrak tembok di lingkungan RS Dr. Sardjito Yogyakarta pada Sabtu (27/6/2026) pagi sempat viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi.
‎
‎Menanggapi beredarnya informasi tersebut, manajemen RS Dr. Sardjito akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kronologi kejadian sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
‎
‎Pihak RS Dr. Sardjito menyampaikan apresiasi atas perhatian masyarakat terhadap insiden tersebut.
‎
‎”Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian masyarakat kepada RS Dr. Sardjito. Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang sangat kami hargai,” demikian pernyataan manajemen rumah sakit dalam keterangan resminya.
‎
‎Manajemen menegaskan bahwa ambulans yang mengalami insiden tidak sedang mengangkut pasien.
‎
‎”Kendaraan tersebut merupakan armada operasional pendukung pelayanan kegawatdaruratan yang sebelumnya ditempatkan di area rawat jalan sebagai bagian dari penyesuaian operasional pelayanan malam sebelumnya,” jelas pihak rumah sakit.
‎
‎Penegasan ini sekaligus membantah dugaan yang beredar bahwa ambulans tengah melakukan evakuasi pasien saat kecelakaan terjadi.
‎
‎KRONOLOGI KEJADIAN
‎
‎Berdasarkan kronologi yang disampaikan, insiden terjadi sekitar pukul 06.15 WIB ketika petugas keamanan sedang melakukan penataan kendaraan di area rawat jalan agar lokasi tersebut dapat digunakan sebagai area parkir pasien.
‎
‎”Di tengah proses penataan kendaraan, ambulans bergerak hingga membentur tembok di bagian depan rumah sakit,” terang manajemen.
‎
‎Akibat benturan tersebut, sebagian pagar mengalami kerusakan dan roboh.
‎Peristiwa itu menyebabkan satu orang anggota keluarga pasien yang berada di sekitar lokasi terkena serpihan pagar.
‎
‎”Petugas segera memberikan pertolongan pertama dan membawa yang bersangkutan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menjalani pemeriksaan medis,” ujar pihak rumah sakit.
‎
‎Setelah diperiksa, korban dinyatakan dalam kondisi baik, tidak mengalami cedera serius, dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama.
‎
‎RS Dr. Sardjito juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
‎
‎”Kami menyampaikan rasa prihatin dan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami korban maupun keluarga pasien,” tulis manajemen.
‎
‎Rumah sakit menambahkan telah melakukan komunikasi langsung dengan keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap kejadian tersebut.
‎
‎Lebih lanjut, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kesehatan, khususnya di IGD, tetap berjalan normal.
‎
‎”Ketersediaan armada ambulans masih mencukupi sehingga pelayanan kegawatdaruratan tidak terganggu,” tegas manajemen.
‎
‎Selain memperbaiki kerusakan di lokasi, RS Dr. Sardjito juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional kendaraan, aspek keselamatan, dan mekanisme pengamanan kendaraan operasional.
‎
‎”Keselamatan pasien, keluarga pasien, pengunjung, dan seluruh petugas merupakan prioritas utama.
‎
‎”Kami juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi dari sumber resmi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman akibat informasi yang belum terverifikasi,” tutup pihak rumah sakit.(WAW)