Literasi Digital dan Beasiswa Jadi Fokus Program Fakultas Hukum UWM

FAJARLAMPUNG.COM, ‎Sleman – Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta mengedukasi warga Kemantren Wirobrajan agar lebih bijak menggunakan media sosial sekaligus mengenalkan berbagai peluang kuliah gratis melalui program beasiswa.
‎
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut digelar di Aula Kemantren Wirobrajan, Senin (8/6), dan diikuti masyarakat, aparatur kemantren, serta berbagai unsur warga setempat.
‎
Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Rahmi Anggraini, S.H., M.H., mengapresiasi konsistensi Fakultas Hukum UWM yang terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat.
‎
Menurutnya, pemahaman hukum di era digital menjadi kebutuhan penting karena penggunaan media sosial kini semakin masif di berbagai kalangan.
‎
“Literasi hukum di ruang digital sangat diperlukan agar masyarakat dapat menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan terhindar dari persoalan hukum,” ujarnya.
‎
Dalam penyuluhan tersebut, dosen Fakultas Hukum UWM, Dr. Murdoko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa media sosial memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk berekspresi dan berkomunikasi.
‎
Namun, ia menegaskan kebebasan tersebut harus diimbangi dengan kesadaran hukum.
‎
“Setiap pengguna media sosial harus memverifikasi informasi sebelum membagikannya, menghindari ujaran kebencian, menghormati privasi orang lain, dan menjaga etika dalam berkomunikasi,” kata Dr. Murdoko.
‎
Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai berbagai ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
‎
“Penyebaran hoaks, pencemaran nama baik, pengancaman, hingga akses ilegal terhadap sistem elektronik memiliki konsekuensi hukum yang serius,” tegasnya.
‎
Menurutnya, masyarakat perlu memahami batasan hukum agar tidak terjerat masalah akibat aktivitas di dunia digital.
‎
Tak hanya membahas aspek hukum, kegiatan tersebut juga menghadirkan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang disampaikan dosen Fakultas Hukum UWM, Elza Qorina Pangestika, S.H., M.H.
‎
Ia memperkenalkan program studi, fasilitas akademik, hingga berbagai peluang bantuan pendidikan.
‎
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa ada banyak kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa yang tersedia,” ujarnya.
‎
Elza menjelaskan, Program Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa DIY dan Beasiswa KIP Kuliah menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
‎
“Melalui program ini, mahasiswa bisa memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan bahkan bantuan biaya hidup selama masa studi.
‎
‎”Harapannya, semakin banyak putra-putri Wirobrajan yang berani melanjutkan kuliah dan meningkatkan kualitas dirinya,” katanya.
‎
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait penggunaan media sosial yang aman serta mekanisme pendaftaran kuliah dan beasiswa yang disediakan.(ADY)