DIY Resmi Hentikan Operasional 50 Becak Motor, Hadirkan Transportasi Listrik sebagai Pengganti
FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Jogja akan diwarnai langkah yang tidak biasa.
Pemkot Jogja memastikan sebanyak 50 becak motor akan dimusnahkan secara permanen pada 3 Juni 2026 sebagai bagian dari program konversi menuju becak listrik.
Kebijakan ini menjadi simbol transformasi transportasi ramah lingkungan di Kota Jogja.
Pj Sekretaris Daerah Kota Jogja, Dedi Budiono, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan secara total agar kendaraan lama tidak lagi beroperasi.
“Becak motor yang sudah dikonversi akan dimusnahkan menggunakan alat berat,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Komponen kendaraan akan dipotong dan dirusak sehingga tidak bisa digunakan kembali.”
Langkah tersebut disebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menjalankan program transportasi bebas emisi.
Meski kendaraan lama dihancurkan, para pengemudi becak dipastikan tidak kehilangan mata pencaharian. Sebagai pengganti, mereka akan menerima becak listrik yang siap digunakan untuk melayani warga maupun wisatawan.
“Para pengemudi tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan melalui becak listrik yang disediakan pemerintah,” kata Dedi.
Menurutnya, program ini dirancang agar modernisasi transportasi tetap berpihak kepada masyarakat kecil.
Program konversi becak listrik menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-79 Pemkot Jogja yang berlangsung pada 2 hingga 14 Juni 2026.
Pemerintah ingin menjadikan peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan.
“Momentum ulang tahun ini kami isi dengan program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Dedi.
Selain peluncuran becak listrik, berbagai layanan publik juga telah disiapkan. Masyarakat dapat mengikuti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) melalui Unit Reaksi Cepat.
“Kami ingin perayaan HUT benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya. Berbagai kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, pada 5 Juni 2026 Pemkot Jogja juga akan menggelar Workshop Kendaraan Bebas Emisi yang melibatkan sekitar 200 peserta dari komunitas kendaraan listrik, pelaku usaha, akademisi, hingga perwakilan Apeksi.
Melalui tema “Aman, Sehat, Resik, dan Indah”, pemerintah berharap transformasi transportasi ini menjadi tonggak menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.
“Jogja harus mampu bergerak menuju masa depan tanpa meninggalkan identitas budayanya,” tegas Dedi.

