27 Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta Ikuti Pelatihan Aman Bermedia Sosial

‎FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Widya Mataram menggelar pelatihan literasi media sosial bagi siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Sebanyak 27 pelajar mengikuti pelatihan untuk memperkuat kesadaran keamanan digital sejak dini.

Ketua tim pengabdian, Yuni Retnowati, mengatakan remaja menjadi kelompok paling rentan menjadi sasaran kejahatan digital.

“Kami ingin siswa tidak hanya aktif bermedia sosial, tetapi juga memahami risiko dan mampu melindungi diri,” ujarnya dalam pelatihan tersebut.

Dalam kegiatan itu, peserta dikenalkan berbagai ancaman digital yang marak menyasar pelajar.

Materi mencakup penipuan online, love scammer, manipulasi emosional, hingga pemerasan digital.

“Pelaku biasanya memakai pendekatan emosional agar korban mudah percaya. Karena itu siswa harus mengenali tanda bahaya atau red flags,” jelas Yuni.

Tak hanya menerima teori, siswa juga mendapat simulasi komunikasi aman di media sosial.

Mereka diajak mempraktikkan cara menolak ajakan mencurigakan, menyimpan bukti percakapan, hingga langkah melapor kepada orang tua, guru, atau teman terpercaya jika mengalami ancaman digital.

Mahasiswa Himakom UWM, Najwa Khoirun Mukholifah dan Deo Karunia Takbir, turut mendampingi diskusi kasus nyata bersama peserta.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif karena siswa diminta membuat checklist aman bermedia sosial yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Sebagai pendamping materi, tim membagikan buku digital berjudul Cerdas dan Aman Bermedia Sosial: Buku Saku Literasi Digital.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi pelajar Yogyakarta,” tutur Yuni. (waw)