55 Peserta Ikuti Sosialisasi P4GN di Kayen, Pemuda Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba
FAJARLAMPUNG.COM, SLEMAN – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus digencarkan Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY melalui kegiatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Joglo Suratno Kayen itu mengajak para pemuda menjadi garda terdepan melawan ancaman narkoba di lingkungan masyarakat.
Sebanyak 55 peserta mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari Satgas P4GN Kayen, dukuh, Ketua RT dan RW, hingga perwakilan pemuda dari tiga RW di wilayah Kayen. Hadir pula Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam, S.IP beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Condongcatur.
Dalam sambutannya, Al Thouvik menegaskan tingginya mobilitas masyarakat dan mahasiswa di wilayah Condongcatur menjadi perhatian serius dalam upaya pencegahan narkoba.
“Condongcatur memiliki mobilitas masyarakat dan mahasiswa yang sangat tinggi, sehingga kewaspadaan terhadap potensi peredaran narkoba harus terus diperkuat melalui sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar Al Thouvik Sofisalam.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Satgas P4GN Kayen dan seluruh tokoh masyarakat yang aktif mendukung terciptanya lingkungan aman dan sehat.
Menurutnya, keberadaan Satgas P4GN menjadi langkah penting membangun kepedulian warga terhadap ancaman narkotika.
Sementara itu, fasilitator dari BNN Provinsi DIY, Erma Artasari, S.S.I menjelaskan bahwa persoalan narkoba masih menjadi ancaman serius di Indonesia, terutama bagi generasi muda yang rentan terpengaruh lingkungan dan pergaulan negatif.
Berdasarkan Survei Nasional BNN RI Tahun 2025, penyalahgunaan narkoba masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kepedulian bersama antara keluarga, masyarakat, pemerintah, dan generasi muda agar lingkungan tetap aman dan sehat dari ancaman narkotika,” tegas Erma Artasari.
Ia juga mengajak para pemuda menjadi pelopor hidup sehat dan berani menolak narkoba.
Melalui kegiatan P4GN tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, serta mampu menjadi motor penggerak gerakan anti narkoba demi mewujudkan masyarakat bebas dari ancaman narkotika. (ady)

