Pemda DIY Dorong IKM Naik Kelas Melalui Pameran Industri Kerajinan Jogja 2026
FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY kembali menggelar Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja 2026 di Alun-Alun Ambarrukmo.
Ajang ini menjadi panggung strategis bagi puluhan Industri Kecil Menengah (IKM) binaan untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.
Pemerintah daerah menegaskan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata mendorong pelaku usaha kecil agar naik kelas dan mampu menembus pasar lebih luas.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY, Lukis Wahono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan pemerintah kepada IKM.
“Ini adalah upaya Pemda DIY dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan IKM binaan, khususnya Disperindag DIY,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (7/3/2026).
Ia menegaskan, fokus utama pemerintah adalah membantu pemasaran produk agar pelaku usaha memiliki daya saing kuat di pasar.
Menurut Lukis, banyak pelaku IKM memiliki produk berkualitas, namun kerap terbentur biaya operasional ketika ingin mengikuti pameran secara mandiri.
Karena itu, pemerintah hadir memberikan fasilitas bagi para peserta.
“Terkadang teman-teman kesulitan permodalan untuk ikut pameran karena biayanya mahal,” katanya.
“Melalui kegiatan ini kami membantu memasarkan produk mereka, baik di pasar lokal maupun nasional,” tambahnya.
Pameran yang berlangsung 6–8 Maret 2026 ini diikuti sekitar 50 IKM dari berbagai sektor, mulai batik dan fashion, makanan dan minuman, hingga kerajinan.
Lokasinya sengaja dipilih di kawasan Alun-Alun Ambarrukmo karena bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Ambarrukmo Plaza.
“Kami berharap banyak pengunjung dan buyer dari luar Jogja datang. Harapannya networking bisnis tetap berlanjut setelah pameran ini selesai,” pungkas Lukis.(waw)

