Yogyakarta

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta Siapkan Langkah Antisipatif Lonjakan Pemudik Lebaran 2026

‎FAJARLAMPUNG.COM, Jogja – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mematangkan kesiapan mudik Lebaran 2026 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (19/2/2026).

‎Menhub menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah demi memastikan pelayanan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran berjalan optimal.

‎“Koordinasi ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan baik,” ujar Menhub, “harapannya angkutan Lebaran 2026 lebih lancar dibanding sebelumnya.”

‎Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi lonjakan jumlah pemudik saat arus mudik Lebaran.

‎“Pemerintah pusat juga mendorong kebijakan work from anywhere guna mengurai kepadatan mobilitas masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri,” kata Ni Made.

‎“Namun tantangan tetap ada karena sebagian besar pemudik masih menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya, menekankan kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama pemerintah.

‎Ia menambahkan pengaturan lalu lintas serta penyampaian informasi kepada masyarakat terus diperkuat demi mendukung kelancaran perjalanan pemudik selama periode Lebaran.

‎Untuk kenyamanan pemudik, pemerintah daerah akan mengoptimalkan pemanfaatan masjid sepanjang jalur mudik sebagai rest area sementara bagi para pemudik.

‎Selain itu, penguatan sistem penunjuk arah pada titik krusial dilakukan guna meminimalkan potensi kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran.

‎“Pengalaman penanganan arus Natal dan Tahun Baru relatif kondusif menjadi modal penting menyiapkan arus mudik Lebaran 2026,” ujar Ni Made. (waw)