Tim Gabungan Akhiri Operasi SAR Korban Tenggelam di Pantai Dadaplangu
FAJARLAMPUNG.COM, Pandeglang – Upaya pencarian terhadap seorang pemuda bernama Dava Kurniawan. warga Desa Giribawana. RT 02. RW 02, Kecamatan Mandalawangi. Kabupaten Pandeglang yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Dadaplangu, Desa sumur, Kecamatan Sumur, kabupaten Pandeglang akhirnya membuahkan hasil.
Memasuki hari kedua pencarian, petugas gabungan berhasil menemukan korban pada Jumat siang sekitar pukul 13. 45 WIB. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian, setelah tim SAR bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan melakukan penyisiran secara intensif di perairan sekitar pantai.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada kamis 12. Pebuari 2026, saat berenang bareng bersama rombongan santri pondok pesantren (ponpes)yang ada di Pandeglang.
Berenang di bibir pantai bersama 25 orang rekannya. Namun, arus laut yang cukup deras secara tiba-tiba menyeret Kedua korban ke tengah laut. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan rekan korban, satu korban berhasil diselamatkan. 1 korban lagi tidak berhasil akibat kuatnya arus serta kondisi korban yang diduga telah kelelahan.
Sejak menerima laporan, Sat Polairud Polres Pandeglang bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian dengan menyisir perairan dan pesisir Pantai Dadaplangu Operasi SAR melibatkan personel Sat Polairud Polres. Polsek sumur TNi pandeglang, BPBD Kabupaten Pandeglang Koramil Kecamatan Sumur, serta relawan.
Kepala Satuan Polisi Air Polres Pandeglang. Iptu Toerip Tasega menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.
“Alhamdulillah, pada hari kedua korban berhasil ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja tanpa lelah dalam operasi pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dihentikan,” ungkap toeriep
Sementara itu, Anggota Polairud Polres pandeglang Briptu Akshan menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal sejak hari pertama dengan mempertimbangkan arah arus dan kondisi gelombang.
“Personel kami bersama tim gabungan melakukan penyisiran laut dan pesisir secara bertahap, dengan memperhitungkan pergerakan arus. Alhamdulillah korban dapat ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Briptu Akshan. (Denni)

