Ketua Panitia Rektor Cup, Bambang Jatmiko, mengatakan ajang ini digelar bukan semata mengejar prestasi, melainkan mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan melalui olahraga. “Harapannya sehat jasmani dan rohani, sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, budaya olahraga terus didorong di lingkungan UMY, mulai dari joging, futsal, bulu tangkis, hingga kebugaran. Menurut dia, kesehatan menjadi modal penting bagi civitas academica untuk terus berkarya.
Turnamen menggunakan sistem gim 30 poin, yakni tim yang lebih dahulu mencapai 30 poin dinyatakan menang. Pada hari pertama, laga mempertemukan UMY melawan UPN, Unimma melawan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, BNI melawan LLDIKTI Wilayah V, serta RS PKU Muhammadiyah Gamping melawan PRM Tamantirto.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY Dyah Mutiarin menilai olahraga memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan sekaligus mempererat hubungan antarlembaga. Melalui Rektor Cup, UMY berharap lahir tradisi kolaborasi dan sinergi lintas instansi di Yogyakarta. (aga/ihd)