Banten

SPPG Lebak Cibadak Jalankan Program Makan Bergizi Gratis Sesuai Juknis

FAJARLAMPUNG.COM, LEBAK – Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Lebak Cibadak, Bojongleles, Kabupaten Lebak, Banten, yang dikelola Yayasan Ijah Arip Walbarokah, terus menunjukkan konsistensi dalam mendukung peningkatan gizi peserta didik sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.

Sejak mulai beroperasi pada 1 September 2025, dapur MBG tersebut hingga kini tetap aktif melayani kebutuhan makan bergizi bagi para siswa dengan mengedepankan tata kelola yang sesuai dengan ketentuan program.

Kepala SPPG Lebak Cibadak, Mulyadin Maryana, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis) menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program MBG.

“Seluruh operasional dapur MBG harus tetap berada dalam koridor juknis yang ada agar program berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Mulyadin.

Menurut dia, penerapan juknis mencakup seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengadaan dan pengolahan bahan pangan, distribusi makanan, hingga penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Dari sisi penerima manfaat, program MBG dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar siswa. Penyediaan makanan bergizi secara rutin mendorong anak-anak lebih bersemangat datang ke sekolah dan mengikuti proses pembelajaran.

Asupan gizi yang lebih baik juga berkontribusi pada peningkatan konsentrasi belajar serta daya tahan tubuh peserta didik.

Selain berdampak pada sektor pendidikan, keberadaan dapur MBG turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar. Program ini menyerap tenaga kerja lokal dalam berbagai kegiatan, seperti pengolahan makanan, pengemasan, distribusi, hingga pengelolaan dapur.

Mitra Yayasan Ijah Arip Walbarokah, Sukmayanti, mengatakan pihaknya secara aktif menjalin hubungan sosial dengan warga sekitar agar dapur MBG dapat tumbuh bersama masyarakat.

“Kami berupaya membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat setempat agar dapur MBG ini dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi di lingkungan sekitar,” kata Sukma.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga berkelanjutan dan mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.

Dengan konsistensi pelaksanaan, kepatuhan terhadap juknis, serta keterlibatan masyarakat, Dapur MBG SPPG Lebak Cibadak Bojongleles dinilai mampu menjalankan peran ganda, yakni meningkatkan gizi peserta didik sekaligus mendorong aktivitas ekonomi lokal. (*)