Kemenag Pandeglang Pastikan Kegiatan Belajar Dua MDTA Berjalan Baik
FAJARLAMPUNG.COM, Pandeglang – Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Huda, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Mathlaul Anwar, memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku. Kedua MDTA yang berada di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang ini sebagai bentuk kepedulian MDTA dalam menjamin hak peserta didik mendapatkan pendidikan berkualitas, dan mendapatkan ijazah.
Kepala MDTA Nurul Huda, M Jahrudin mengatakan, proses kegiatan pembelajaran di Madradah miliknya berjalan sesuai peraturan. “Kegiatan belajar anak mah berjalan. Dulu memang sempat diliburkan, tidak ada kegiatan belajar karena terkena banjir. Tapi sekarang sudah belajar normal,” kata Jahrudin, ditemui di Ruang Rapat Seksi Pondok Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, Selasa (3/2/2026).
Dengan adanya kegiatan belajar peserta didik, kata Jahrudin, Madrasah yang dikelolanya mengeluarkan ijazah untuk peserta didik sesuai peraturan yang berlaku. “Kegiatan belajar anak berjalan. Total murid di sekolah kami ada 45 orang. Maka dari itu kami mengeluarkan ijazah,” ujarnya. Kepala MDTA Mathlaul Anwar, Rudi Hartono memastikan,
Kegiatan belajar mengajar siswa-siswi di Madrasah yang dikelolanya berjalan normal. Sehingga Madrasah mengeluarkan ijazah. “Kegiatan belajar anak berjalan normal. Mengenai ada informasi bahwa kami menerbitkan ijazah tanpa KBM itu tidak benar, KBM di Madrasah kami berjalan,” katanya.
Kepala Seksi Pondok Pesantren Kemenag Pandeglang, Haji Mucholid mengatakan, berdasarkan hasil klarifikasi dengan MDTA Nurul Huda dan MDTA Mathlaul Anwar, bahwa KBM peserta didik di Madrasah berjalan dengan baik. Sebab, jika KBM tidak berjalan, izin operasional kedua MDTA akan dicabut oleh Kemenag. “Hasil pertemuan dengan dua kepala MDTA, kegiatan pembelajaran anak-anak berjalan, karena kalau tidak izinnya kita cabut,” ungkapnya.(Denni)

