Makasar

Penemuan Serpihan Pesawat ATR 42-500 Jadi Titik Awal Penyesuaian Operasi SAR di Sulsel

‎FAJARLAMPUNG.COM, Makassar – Tim SAR gabungan menemukan sejumlah serpihan pesawat di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dalam operasi pencarian pesawat yang dilaporkan mengalami lost contact.

‎Temuan tersebut dinilai sebagai petunjuk penting untuk mempersempit area pencarian yang selama ini difokuskan pada wilayah dengan medan ekstrem.

‎Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengatakan serpihan pertama ditemukan pada pukul 07.46 WITA.

‎“Serpihan awal berupa bagian jendela pesawat ditemukan di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT.

‎Ini menjadi titik awal penting dalam penyesuaian pola operasi SAR,” ujar Arif saat ditemui di Posko SAR Makassar.

‎Ia menjelaskan, temuan berlanjut beberapa menit kemudian dengan ditemukannya bagian badan pesawat berukuran besar serta bagian ekor yang berada di sisi selatan lereng bawah lokasi kejadian.

‎“Pada pukul 07.52 WITA, tim kembali menerima laporan adanya bagian pesawat yang terbuka. Seluruh temuan langsung kami amankan dan didata sesuai prosedur,” kata Arif.

‎Menurut Arif, kondisi medan yang terjal menjadi tantangan utama tim di lapangan.

‎“Beberapa titik berada di lereng curam dan membutuhkan peralatan mountaineering. Kami menegaskan bahwa keselamatan personel adalah prioritas utama dalam setiap langkah operasi,” tuturnya.

‎Operasi SAR akan terus diperluas dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, AirNav, Paskhas, serta dukungan masyarakat setempat.

(waw)