Dua Dekade JAFF: JAFF Market 2025 Perkuat Rantai Bisnis dan Jejaring Industri Film Asia Pasifik
FAJARLAMPUNG.COM, Bantul – Yogyakarta kembali menjadi tuan rumah pertemuan besar industri film Asia Pasifik melalui gelaran JAFF Market 2025.
Momentum dua dekade Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF20) ini menghadirkan enam program utama seperti JAFF Future Project, JAFF Content Market, hingga Indonesia France Film Lab x MTN Lab untuk memperkuat rantai bisnis perfilman.
Dukungan datang dari sektor pemerintah hingga internasional seperti Amar Bank, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kedutaan Besar Prancis.
“Kehadiran kolektif ini mencerminkan kesiapan Indonesia memperluas pasar film regional dan memperkuat pertumbuhan industri,” ujar panitia penyelenggara.
Kolaborasi terjalin dengan puluhan lembaga global seperti AFAN, MPA, AFF, hingga TIFFCOM.
Dari dalam negeri, Visinema, Imajinari, Starvision, hingga Miles Films turut berpartisipasi.
Kepercayaan ini menunjukkan Yogyakarta semakin berperan sebagai simpul baru pertukaran film internasional.
Rangkaian networking seperti Industry Lunch dan Happy Hour menjadi ruang pertemuan kreatif yang memperkuat jejaring profesional.
Edisi kedua JAFF Market pun diharapkan melampaui capaian sebelumnya dan menghadirkan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi masyarakat Yogyakarta.
“Kami ingin industri ini tumbuh bersama, memberi manfaat seluas-luasnya bagi bangsa,” terang bagian penyelenggara.(waw)

