Benteng Kekuatan Bangsa, Danrem 072/Pamungkas Bekali Mahasiswa UNJAYA Pembinaan Ideologi dan Bela Negara

‎FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menerima audiensi pimpinan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta di Makorem, Sleman, Jumat (6/11/2026).
‎
‎Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis antara TNI Angkatan Darat dan perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
‎
‎Rombongan UNJAYA dipimpin Wakil Rektor III Dr Gregorius Henu Basworo, yang hadir memperkenalkan jajaran kampus kepada Danrem sebagai pejabat baru di wilayah DIY.
‎
‎“Kami ingin menjalin kerja sama berkelanjutan untuk membangun generasi muda yang cerdas, disiplin, serta memiliki karakter kebangsaan kuat dan cinta tanah air,” ujarnya.
‎
‎Menurut Reni, perguruan tinggi membutuhkan dukungan berbagai pihak agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam sikap kebangsaan dan berintegritas.
‎
‎UNJAYA berharap Korem 072/Pamungkas membantu pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan, kejuangan, wawasan kebangsaan, serta bela negara bagi mahasiswa melalui program terarah dan berkelanjutan secara konsisten.
‎
‎Materi tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan tanggung jawab, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, bangsa, dan negara secara berkelanjutan.
‎
‎Program praktikum itu mencakup kesehatan lapangan, penanganan korban di medan penugasan, serta peluang mahasiswa terlibat dalam kegiatan bakti kesehatan bersama TNI secara terpadu.
‎
‎Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan memahami tantangan pelayanan kesehatan pada situasi khusus sekaligus mengembangkan kompetensi profesional dan kepedulian kemanusiaan di tengah kondisi lapangan.
‎
‎UNJAYA mengharapkan dukungan Korem untuk melibatkan mahasiswa dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Pembinaan Teritorial, TMMD, penelitian, dan bakti sosial di berbagai wilayah.
‎
‎Kegiatan kolaboratif itu dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pengabdian dan pemberdayaan wilayah secara lebih terukur.
‎
‎“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini dan siap mendukung pembinaan mahasiswa,” ujar Yuniar menanggapi berbagai usulan yang disampaikan pihak kampus untuk ditindaklanjuti.
‎
‎Ia berharap kolaborasi tersebut memberi manfaat nyata, terutama dalam membentuk mahasiswa yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, memahami nilai kebangsaan, serta berorientasi pada pengabdian luas.
‎
‎Kedua pihak kemudian menyepakati prinsip pelaksanaan kerja sama bertajuk “Satu Perjanjian, Satu Implementasi” agar koordinasi kelembagaan berjalan jelas dan terukur dalam program bersama.
‎
‎Nota Kesepahaman atau MoU akan diajukan ke tingkat Kodam XXVI/Mataram, sedangkan Perjanjian Kerja Sama teknis operasional dilaksanakan pada tingkat Korem sesuai ketentuan berlaku.
‎
‎Kesepakatan tersebut menjadi landasan pembagian peran, sehingga rencana pembinaan mahasiswa dan praktikum Fakultas Kedokteran dapat ditindaklanjuti secara sistematis oleh tim gabungan kedua institusi.
‎
Sebagai langkah konkret, kedua pihak segera membentuk tim kecil untuk membahas teknis PKS, termasuk agenda pembinaan serta praktikum Matra Darat dalam waktu dekat.
‎
Melalui sinergi ini, UNJAYA dan Korem 072/Pamungkas berharap kontribusi pendidikan tinggi dan TNI semakin kuat dalam menyiapkan generasi muda berkarakter di Yogyakarta, Indonesia.(waw)