Pancuran Tuk Bulus Resmi Dibuka, Harapan Baru Wisata Desa Mengemuka

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman — Destinasi wisata Pancuran Tuk Bulus di Padukuhan Tegal Balong, Kalurahan Bimomartani, Ngemplak, resmi dibuka untuk umum pada Sabtu (31/10), secara resmi.

Peresmian dilakukan langsung Bupati Sleman Harda Kiswaya melalui penandatanganan prasasti dan penanaman bibit pohon sebagai penanda dimulainya pengembangan kawasan wisata baru di Sleman.

Kehadiran destinasi baru ini menjadi hasil inisiatif warga yang mengembangkan potensi desa melalui kerja bersama dan semangat gotong royong masyarakat setempat secara swadaya.

Dalam sambutannya, Harda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kalurahan serta warga Tegal Balong yang telah bekerja keras mewujudkan Tuk Bulus sebagai tujuan wisata baru.

Menurut Harda, keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga di sekitar kawasan wisata tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Sleman mengapresiasi,” ujar Harda saat memberikan sambutan peresmian destinasi wisata Pancuran Tuk Bulus tersebut, pada Sabtu, di hadapan hadirin.

Ia meminta kolaborasi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat agar pengembangan wisata berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga setempat ke depan.

“Kami meminta agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus dibangun tanpa sekat demi kemajuan bersama,” kata Harda menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor daerah.

Harda berharap Pancuran Tuk Bulus menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat, terutama warga Kalurahan Bimomartani dan sekitarnya dalam jangka panjang.

Pemkab Sleman, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui pendampingan serta sinergi program bersama pemerintah kapanewon dan kalurahan secara berkelanjutan di daerah.

Dukungan tersebut diharapkan membantu warga mengelola potensi wisata secara terarah, meningkatkan daya tarik kawasan, sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar secara merata.

Lurah Bimomartani Tutik Wahyuningsih menyampaikan rasa syukurnya atas kerja keras warga Padukuhan Tegal Balong dalam mengembangkan kawasan Tuk Bulus hingga diresmikan saat peresmian.

Ia menjelaskan, lokasi tersebut sebelumnya dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pengairan, sebelum kemudian dikembangkan menjadi destinasi wisata melalui inisiatif dan kebersamaan warga setempat sendiri.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kerja keras warga Tegal Balong,” ujar Tutik, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menghidupkan potensi kawasan desa tersebut.

Menurut Tutik, perubahan fungsi kawasan itu menunjukkan bahwa potensi lokal dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata apabila dikelola bersama secara konsisten dan berkelanjutan.

“Dulu lokasi ini digunakan untuk pengairan, namun sekarang berkat gotong royong masyarakat, Tuk Bulus resmi menjadi destinasi wisata baru,” tuturnya saat peresmian.

Tutik berharap dukungan pemerintah kabupaten terus mengalir agar pengembangan Tuk Bulus dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak luas bagi masyarakat setempat.

“Kami mohon dukungan Bapak Bupati agar ke depannya Tuk Bulus tidak hanya menjadi ikon baru bagi Bimomartani,” kata Tutik saat peresmian.

Ia juga berharap kawasan tersebut dapat terintegrasi dengan wilayah sekitar, termasuk Dusun Tegal Balong, RT 5, hingga Pondok Suruh, sebagai satu kawasan wisata.

Integrasi antarkawasan itu diharapkan membentuk rangkaian destinasi yang saling terhubung sehingga wisatawan memiliki lebih banyak pilihan saat berkunjung ke Bimomartani dan wilayah sekitarnya.

Peresmian ini menjadi langkah awal bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk mengembangkan Pancuran Tuk Bulus sebagai potensi wisata sekaligus penggerak ekonomi desa berkelanjutan.(ady)