Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi
FAJARLAMPUNG.COM, Yogyakarta – Perluasan akses pendidikan bagi generasi muda menjadi perhatian utama dalam gelaran The Future Fest 2026 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (6/10/2026). Kegiatan hasil kolaborasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Garuda, dan Mata Garuda ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan peluang pendidikan dan beasiswa kepada generasi muda Indonesia.
Ketua Tim Beasiswa Garuda, Ratna Prabandari, menyampaikan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi untuk melanjutkan pendidikan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kemahasiswaan, dan AIK UMY, Prof. Faris Al-Fadhat, M.A., Ph.D., mengajak peserta melihat pendidikan sebagai modal yang melekat sepanjang kehidupan seseorang.
“Apa pun itu bisa diambil, kecuali satu hal. Kita punya harta, besok dalam hitungan detik harta itu bisa hilang. Kita punya jabatan, tahun depan orang bisa ganti jabatan. Satu-satunya yang tidak bisa diambil sampai kita meninggal itu namanya pendidikan,” ujar Prof. Faris dalam sambutannya mewakili Rektor UMY.
Ia menjelaskan bahwa ijazah dan pengetahuan yang diperoleh melalui pendidikan menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan. Namun, nilai penting pendidikan tersebut sering kali belum disadari sepenuhnya oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Faris turut menyoroti perkembangan pendidikan di UMY yang telah membuka 12 program studi spesialis pada 2026 untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis nasional.
“Kami, alhamdulillah, bisa membuka 12 program studi spesialis. Ini bisa mendukung kebutuhan dokter-dokter spesialis di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Prof. Faris berharap kegiatan ini pada penyelenggaraan berikutnya dapat menjangkau wilayah yang memiliki akses informasi lebih terbatas.
“Topiknya ini kan future, jadi masa depan Indonesia. Ini adalah festival generasi masa depan Indonesia,” tutur Prof. Faris.
LPDP Salurkan Hampir 60 Ribu Beasiswa dan Perluas Program
Sementara itu, Nur Fadhillah selaku Ketua Mata Garuda DIY, menyebutkan bahwa LPDP telah menyalurkan 58.749 beasiswa sejak 2013 hingga Mei 2026. Program ini mencakup jenjang magister, doktor, dokter spesialis, hingga program nongelar.
Cakupan penerima juga terus diperluas. Sejak 2022, LPDP memperkenalkan Beasiswa Indonesia Maju yang kemudian bertransformasi menjadi Beasiswa Garuda pada 2025 dengan fokus pada jenjang sarjana (S1). Beasiswa Garuda bertujuan membuka akses seluas-luasnya bagi putra-putri berprestasi, termasuk kelompok yang belum terwakili secara optimal di perguruan tinggi.
Langkah ini dinilai krusial mengingat lulusan sarjana di Indonesia saat ini masih berada pada kisaran 18–19 persen dari kelompok usia produktif.
“Dengan adanya beasiswa ini, peluang yang terbuka menjadi begitu besar. Pelan-pelan kita naikkan menjadi 25 persen, 30 persen, agar semakin banyak orang yang betul-betul bisa menikmati pendidikan tinggi,” papar Nur Fadhillah.
Pihak LPDP juga berharap pemanfaatan dana publik tersebut dapat mendorong perguruan tinggi dan sekolah di Indonesia untuk terus berkembang melalui program joint degree, double degree, serta kemitraan Sister College maupun Sister School.
The Future Fest 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 65 universitas dan lembaga beasiswa dari 13 negara. Setelah digelar di Jakarta dan Surabaya dengan konsep speed dating bersama puluhan kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK), rangkaian acara berlanjut di Yogyakarta untuk mempertemukan generasi muda dengan peluang pendidikan masa depan. (lsi)
Sumber : Humas Umy

