Konsolidasi PPP DIY Diperkuat, Yazid Targetkan Kursi Bertambah

FAJARLAMPUNG.COM, Sleman – Pengurus harian Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-DIY periode 2026-2031 resmi dilantik serentak, Sabtu (26/9/2026) malam.
‎
Pelantikan berlangsung di kediaman Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, Harjobinangun, Pakem, Sleman, dengan melibatkan struktur organisasi berjenjang.
‎
Pengurus yang dikukuhkan meliputi DPW PPP DIY, DPC kabupaten/kota, hingga PAC di masing-masing kecamatan wilayah DIY.
‎
Ketua Pengurus Harian PPP DPW DIY Muhammad Yazid menegaskan pelantikan menjadi momentum memperkuat konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.
‎
Yazid menyebut struktur organisasi PPP di DIY saat ini terus diperkuat melalui konsolidasi internal dan eksternal secara berkelanjutan.
‎
“Dalam rangka konsolidasi internal, DPW dan DPC telah terbentuk, sedangkan PAC sudah 90 persen,” kata Yazid.
‎
Menurut Yazid, masih terdapat pekerjaan rumah dalam pembentukan struktur PAC di dua wilayah, yakni Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.
‎
“Ada dua kabupaten yang belum maksimal, yaitu Bantul dan Gunungkidul,” ujarnya seusai pelantikan pengurus PPP se-DIY.
‎
Meski demikian, Yazid menegaskan kondisi tersebut tidak menyurutkan optimisme PPP DIY dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
‎
“Tapi kita lebih optimistis daripada tahun-tahun yang lalu,” tegas Yazid dalam kesempatan tersebut.
‎
Optimisme itu, kata Yazid, dibangun melalui konsolidasi organisasi yang dilakukan secara rutin oleh jajaran DPW bersama seluruh DPC.
‎
“Konsolidasi ini kami maksimalkan dari masing-masing DPC ataupun DPW,” ungkapnya mengenai strategi penguatan mesin organisasi.
‎
Yazid mengatakan rapat rutin menjadi salah satu cara PPP DIY memetakan kekurangan sekaligus mengevaluasi kelebihan organisasi.
‎
“Kami selalu rapat rutin dan menganalisa tentang kekurangan dan kelebihan,” katanya.
‎
Terkait target perolehan suara, Yazid
‎menyebut PPP DIY memasang sasaran peningkatan kursi legislatif yang dinilai tetap realistis.
‎
Target tersebut disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah dan kekuatan struktur organisasi yang tengah dikonsolidasikan.
‎
“Target suara di DIY meningkat, tapi masih rasional,” ujar Yazid saat menjelaskan sasaran PPP menghadapi Pemilu mendatang.
‎
Untuk Kabupaten Sleman, PPP DIY menargetkan mampu meraih lima kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
‎
“Sleman kami menargetkan perolehan lima kursi legislatif,” kata Yazid mengenai target politik PPP di wilayah tersebut.
‎
Sementara itu, Kabupaten Kulon Progo menjadi wilayah lain yang dipatok dengan target empat kursi legislatif.
‎
“Kalau Kulon Progo, targetnya empat kursi,” jelas Yazid mengenai sasaran perolehan kursi PPP DIY.
‎
Yazid menegaskan target tersebut akan dikejar melalui konsolidasi organisasi, evaluasi berkala, serta penguatan struktur hingga tingkat kecamatan.
‎
Pelantikan serentak pengurus PPP DIY menjadi bagian penting dalam menyiapkan organisasi menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.
‎
Agenda tersebut sekaligus memperlihatkan upaya PPP DIY merapatkan barisan dan memperkuat koordinasi antarstruktur untuk menghadapi tantangan politik mendatang.(waw)