Dies Natalis UWM, Mahasiswa Teknik Industri Ikuti Kunjungan Industri Daring

‎FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Mahasiswa Teknik Industri UWM mengasah wawasan manufaktur melalui kunjungan industri daring ke PT Amerta Indah Otsuka dalam rangkaian Dies Natalis langsung bagi mahasiswa.
‎
Kegiatan tersebut digelar Jumat (18/9), diikuti puluhan mahasiswa, sekaligus menjadi sarana mempertemukan teori perkuliahan dengan praktik industri secara langsung di dunia kerja.
‎
Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UWM merancang kunjungan ini untuk memperkuat kompetensi mahasiswa menghadapi dunia kerja secara berkelanjutan dan terarah.
‎
Intan Permatasari, dosen Teknik Industri UWM, menegaskan kunjungan industri menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa dalam pembelajaran teknik industri secara nyata terarah.
‎
“Kegiatan kunjungan industri ini merupakan agenda penting bagi kami untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di dunia industri,” ujar Intan secara langsung.
‎
Menurut Intan, PT Amerta Indah Otsuka menjadi mitra belajar yang memberikan gambaran konkret mengenai pengelolaan industri manufaktur modern bagi mahasiswa Teknik Industri UWM.
‎
Perusahaan tersebut berada dalam naungan Otsuka Pharmaceutical Jepang dan dikenal menerapkan disiplin operasional, efisiensi produksi, manajemen mutu, serta kepedulian lingkungan dalam operasional perusahaan.
‎
Melalui factory tour virtual, mahasiswa diajak menyaksikan rangkaian produksi pabrik PT Amerta Indah Otsuka yang berlokasi di Kejayan, Pasuruan secara menyeluruh kepada peserta.
‎
Mahasiswa mempelajari proses manufaktur secara higienis dan terintegrasi, mulai pembentukan resin plastik hingga pengemasan produk sebelum didistribusikan kepada konsumen sebelum proses distribusi berjalan.
‎
Proses produksi yang diperkenalkan mencakup blow molding, filling, hingga paletizing sebagai tahapan penting dalam menghasilkan produk siap distribusi bagi sistem manufaktur modern Indonesia.
‎
Materi tersebut membuat mahasiswa dapat menghubungkan teori sistem produksi dengan penerapan standar kerja, efisiensi, kualitas, dan keselamatan dalam industri secara profesional di lapangan.
‎
Antusiasme mahasiswa semakin terlihat ketika sesi tanya jawab dibuka setelah peserta mengikuti pemaparan serta tur pabrik secara virtual bersama narasumber perusahaan dan mahasiswa.
‎
Salah satu mahasiswa, Dandi Eka Setiawan, mengajukan pertanyaan mengenai strategi perusahaan menghadapi fluktuasi harga bahan bakar saat ini dalam sesi diskusi terbuka tersebut.
‎
Dandi mempertanyakan cara perusahaan menjaga efisiensi operasional sekaligus mempertahankan keberlangsungan bisnis ketika biaya energi dan logistik mengalami ketidakpastian di tengah ketidakpastian biaya operasional.
‎
Pertanyaan tersebut dijawab pihak manajemen PT Amerta Indah Otsuka yang diwakili Indah dan Yusminar melalui penjelasan mengenai strategi operasional kepada seluruh peserta kegiatan.
‎
“Kami melakukan optimalisasi rantai pasok dan efisiensi energi,” jelas pihak manajemen ketika menjawab pertanyaan mahasiswa dalam sesi diskusi dalam menjaga biaya produksi perusahaan.
‎
Manajemen juga menjelaskan strategi penetapan harga yang mempertimbangkan biaya produksi, daya beli konsumen, kualitas produk, dinamika pasar, serta biaya logistik secara berkelanjutan perusahaan.
‎
Penjelasan itu memperluas pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya keputusan bisnis yang mempertimbangkan banyak variabel dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah perubahan pasar nasional.
‎
Intan berharap pengalaman tersebut memperkaya pemahaman mahasiswa tentang ekonomi teknik, manajemen kualitas, sistem kerja profesional, dan praktik manufaktur skala global relevan bagi mahasiswa.
‎
Kunjungan industri daring ini sekaligus menjadi bagian rangkaian Dies Natalis ke-44 UWM, dengan harapan mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional setelah mengikuti kegiatan. (waw)