Bangun Ekosistem Dangdut Profesional, PAMDI Kudus Jalin Kolaborasi dengan Disbudpar
FAJARLAMPUNG.COM, Kudus – Perkumpulan Artis Musik Dangdut Indonesia atau PAMDI Kabupaten Kudus memperkuat sinergi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membangun ekosistem seni semakin profesional bersama.
Audiensi berlangsung di Kabupaten Kudus, Senin, dipimpin Ketua PAMDI Kudus Didik Wahyudi T., S.H., M.H., bersama jajaran pengurus organisasi secara lengkap.
Kehadiran rombongan PAMDI disambut hangat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Halil, beserta seluruh jajaran dengan suasana penuh keakraban kolaboratif.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang diskusi mengenai berbagai terobosan memajukan musik dangdut di Kabupaten Kudus berkelanjutan.
“Kami ingin membangun sinergi kuat bersama pemerintah daerah,” tegas Didik Wahyudi, “agar pelaku musik dangdut memperoleh pembinaan berkelanjutan dan terarah.”
Menurut Didik, PAMDI berkomitmen menjadi organisasi yang mengayomi insan musik dangdut sekaligus mendukung berbagai program pelestarian budaya pemerintah daerah secara konsisten.
Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus, Halil, memberikan apresiasi atas langkah PAMDI yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi bersama pemerintah daerah.
“Sinergi seperti ini sangat penting,” ujar Halil, “karena mampu menciptakan iklim berkesenian yang sehat, tertib, produktif, serta berorientasi kemajuan bersama seluruh.”
Halil menegaskan pembahasan bersama PAMDI tidak berhenti pada audiensi, melainkan akan berlanjut melalui komunikasi intensif demi menghasilkan program nyata berkelanjutan.
“Diskusi ini akan terus kami lanjutkan demi memberikan yang terbaik,” kata Halil, “agar dunia dangdut Kudus semakin tertata sesuai ketentuan berlaku.”
Ia berharap seluruh pelaku musik dangdut mampu menjunjung profesionalisme sekaligus menaati aturan sehingga aktivitas berkesenian berlangsung tertib, aman, serta memberikan manfaat luas.
Didik menyatakan PAMDI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pelaku seni melalui pembinaan, edukasi, serta pendampingan berkelanjutan.
“Kami ingin seluruh insan dangdut berkembang bersama,” ujar Didik, “dengan semangat kolaborasi, kreativitas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi etika berkesenian di Kudus.”
Audiensi tersebut juga membahas peluang menghadirkan berbagai kegiatan seni yang mampu meningkatkan kualitas pertunjukan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Kabupaten Kudus bersama.
Sinergi PAMDI dan Disbudpar diharapkan menghadirkan ekosistem musik dangdut yang semakin tertata, berdaya saing, sekaligus mampu melahirkan karya-karya berkualitas bagi masyarakat luas.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis memperkuat peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan sektor kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah berkelanjutan.
“Kami optimistis kolaborasi ini membawa dampak positif,” tegas Didik, “bagi seniman, masyarakat, pemerintah daerah, serta perkembangan musik dangdut Kabupaten Kudus mendatang.”
Pertemuan penuh semangat kolaborasi itu diharapkan menjadi awal penguatan kemitraan berkelanjutan demi mewujudkan musik dangdut Kudus semakin maju, tertib, dan membanggakan masyarakat.(waw)

