Forum Jogja Damai Ajak Semua Pihak Wujudkan Aksi Mahasiswa yang Damai

FAJARLAMPUNG.COM, ‎JOGJA – Aksi damai mahasiswa kembali berlangsung di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Kamis (30/7/2026) dengan pengamanan berbagai pihak demi memastikan situasi tetap aman bersama.
‎
Forum Jogja Damai hadir memantau jalannya aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap ketertiban umum sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung bersama.
‎
Koordinator Forum Jogja Damai Hasan Slalu menegaskan kehadiran organisasinya bukan menghalangi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan aksi berlangsung tertib dan damai selalu.
‎
“Kami menghormati hak setiap warga negara menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar Hasan saat memberikan keterangan kepada awak media setempat.
‎
Hasan menekankan seluruh peserta aksi diharapkan mengedepankan kedamaian, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
‎
“Kami mengimbau jangan membakar benda mudah terbakar dan jangan merusak fasilitas umum,” kata Hasan, seraya mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban bersama.
‎
Menurut Hasan, aksi damai yang berjalan sesuai aturan akan mendapatkan dukungan Forum Jogja Damai hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan aman.
‎
“Kalau aksi damai, kami akan ikut mengawal sampai selesai,” ujar Hasan, menegaskan komitmen organisasinya menjaga suasana tetap kondusif sepanjang kegiatan berlangsung.
‎
Forum Jogja Damai juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dengan kepentingan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat kota Yogyakarta.
‎
Hasan berharap peserta aksi tidak memperpanjang kegiatan hingga larut malam karena berpotensi meningkatkan kepadatan arus lalu lintas di kawasan Malioboro dan sekitarnya.
‎
“Kalau bisa tidak melewati waktu Magrib,” kata Hasan, mengingatkan meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hingga malam hari di kawasan wisata tersebut.
‎
Menurut Hasan, kemacetan dapat berdampak terhadap pengemudi andong, tukang becak, pelaku usaha, wisatawan, serta masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas mencari nafkah harian.
‎
Ia menambahkan pengguna jalan juga akan mengalami kesulitan memperoleh jalur alternatif apabila kepadatan kendaraan meningkat akibat aksi berlangsung hingga malam hari.
‎
“Yang penting tetap menjaga perdamaian dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat,” ujar Hasan, menegaskan pentingnya mengutamakan kepentingan bersama dalam setiap aksi.
‎
Forum Jogja Damai berharap seluruh elemen masyarakat saling menghormati hak menyampaikan aspirasi tanpa mengabaikan ketertiban, keamanan, serta kenyamanan ruang publik Yogyakarta bersama.
‎
Kehadiran Forum Jogja Damai menjadi bagian dari upaya kolaboratif mendorong penyampaian aspirasi berlangsung tertib, damai, bertanggung jawab, serta menghormati kepentingan masyarakat luas.
‎
Dengan semangat kebersamaan, Forum Jogja Damai mengajak seluruh pihak menjaga Yogyakarta tetap aman, harmonis, kondusif, dan menjadi teladan penyampaian aspirasi bermartabat.(waw)