Viral, Bayi Bernama MBG Subianto Curi Perhatian Warganet
FAJARLAMPUNG.COM, Wonosobo – Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Sapuran, Wonosobo, memberi nama putra ketiganya Muhammad MBG Subianto yang viral.
Nama tersebut langsung mencuri perhatian masyarakat karena terdengar sangat unik sekaligus mengingatkan publik pada Program Makan Bergizi Gratis pemerintah nasional.
Sang ibu, Yuharni, mengungkapkan nama itu bukan sekadar unik, melainkan penuh rasa syukur atas perubahan hidup keluarganya setelah bekerja di SPPG.
“Program itu membantu ekonomi keluarga kami,” ujar Yuharni, seraya menyebut pekerjaannya kini lebih dekat rumah dibanding pekerjaan sebelumnya di pabrik kayu.
Yuharni menjelaskan dirinya bertugas membersihkan ompreng atau wadah makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi setiap hari dengan penuh semangat bekerja.
“Alhamdulillah, saya memperoleh pekerjaan yang lebih baik,” katanya, mengaku kesempatan tersebut sangat berarti bagi kehidupan keluarga kecil mereka hingga sekarang.
Nama belakang Subianto dipilih sebagai bentuk penghormatan sekaligus ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program yang dirasakan bermanfaat tersebut.
“Semoga menjadi doa dan pengingat kebaikan,” ujar Yuharni mengenai alasan memilih nama belakang putra ketiganya yang kini ramai diperbincangkan masyarakat luas.
Kisah kehamilan Yuharni juga tidak kalah mengejutkan karena dirinya baru mengetahui sedang mengandung ketika usia kandungan telah memasuki tujuh bulan penuh.
“Saya tidak merasakan mual ataupun ngidam,” katanya, seraya mengaku tetap menjalankan aktivitas bekerja seperti biasa hingga mendekati proses persalinan berlangsung.
Bayi laki-laki itu lahir sehat dengan berat badan mencapai 3,36 kilogram dan kini tengah dipersiapkan mengikuti rangkaian acara aqiqah bersama keluarga besarnya.
Nama MBG pun menjadi bahan candaan hangat di lingkungan tempat tinggal keluarga kecil tersebut sejak kabar kelahirannya mulai menyebar luas kepada warga.
“MBG mana, MBG mana?” teriak anak-anak sepulang mengaji setiap kali melewati rumah Yuharni sambil mencari bayi yang sedang viral tersebut bersama.
Rekan-rekan kerja Yuharni di SPPG juga ikut bergurau dengan mengusulkan nama panggilan “Ompreng”, namun akhirnya keluarga memilih memanggilnya MBG saja sejak lahir.
“Yang penting anak kami sehat dan membawa kebaikan,” ungkap Yuharni menanggapi berbagai komentar masyarakat maupun warganet mengenai nama putranya tersebut dengan santai.
Kisah Muhammad MBG Subianto memperlihatkan bagaimana sebuah nama dapat menjadi simbol rasa syukur, harapan, sekaligus cerita perjuangan sebuah keluarga sederhana di Wonosobo.
Banyak warganet mendoakan agar bayi tersebut tumbuh sehat, cerdas, berakhlak baik, serta kelak mampu membanggakan keluarga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (ADY)

