Pemprov Lampung Hadiri RAT KPRI Saptawa, Tekankan Pentingnya Akuntabilitas dan Kemandirian Koperasi
FAJARLAMPUNG.COM, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong penguatan koperasi sebagai salah satu pilar peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) melalui pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Saptawa Provinsi Lampung Tahun Buku 2025 yang digelar di Gedung Pusiban, Kamis (9/7/2026).
RAT secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Yanyan Ruchyansyah, yang hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung, Yanyan Ruchyansyah menyampaikan apresiasi atas kinerja KPRI Saptawa yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan anggota, khususnya ASN Pemerintah Provinsi Lampung.
Menurutnya, koperasi telah berperan dalam menyediakan layanan pembiayaan kebutuhan rumah tangga, program penyediaan tanah perumahan pegawai, serta berbagai program sosial yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan anggota.
Berdasarkan hasil audit akuntan publik, lanjutnya, KPRI Saptawa dinilai sebagai koperasi yang sehat dan mandiri karena sebagian besar kegiatan usahanya dibiayai menggunakan modal sendiri.
“Pemerintah Provinsi Lampung berharap kinerja KPRI Saptawa terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan sektor perkoperasian di Provinsi Lampung,” ujar Yanyan membacakan sambutan gubernur.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya disiplin anggota dalam memenuhi kewajiban kepada koperasi guna menjaga keberlangsungan usaha. Kepala organisasi perangkat daerah diminta terus membina ASN di lingkungan masing-masing agar aktif mendukung kemajuan koperasi.
Selain itu, pengurus periode 2026–2028 diharapkan mampu mengelola koperasi secara profesional dan transparan, mengembangkan unit usaha baru yang prospektif, meningkatkan daya saing koperasi, serta mendukung terwujudnya visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, khususnya melalui penguatan sektor koperasi dan UMKM.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPRI Saptawa yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Syamsurizal, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan RAT merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
Melalui forum tertinggi koperasi tersebut, pengurus dan badan pengawas mempertanggungjawabkan kinerja selama satu tahun buku sekaligus menetapkan program kerja dan rencana kegiatan untuk tahun berikutnya.
Ia menjelaskan, RAT Tahun Buku 2025 dihadiri 78 peserta yang merupakan perwakilan anggota dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Syamsurizal mengungkapkan, jumlah anggota KPRI Saptawa terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2025 jumlah anggota tercatat sebanyak 3.286 orang, meningkat dari 3.142 anggota pada tahun sebelumnya. Penambahan tersebut didorong oleh bergabungnya pegawai baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai anggota koperasi.
Dari sisi tata kelola keuangan, KPRI Saptawa juga memperoleh pendampingan dari kantor jasa akuntan publik dalam penyusunan laporan keuangan sehingga pengelolaan koperasi semakin profesional dan akuntabel.
Ia menambahkan, koperasi terus mengoptimalkan modal sendiri dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pelayanan kepada anggota. Selain itu, berbagai program sosial juga terus dijalankan, seperti bantuan bagi anggota yang sakit, bantuan duka, beasiswa bagi putra-putri anggota berprestasi, sunatan massal, hingga program pemberangkatan umrah.
“Secara keseluruhan KPRI Saptawa telah memberangkatkan 197 anggota ke Tanah Suci, terdiri atas 57 anggota yang menunaikan ibadah haji dan 150 anggota yang melaksanakan ibadah umrah,” ujarnya.
Di bidang penyediaan perumahan, KPRI Saptawa juga terus melanjutkan program pengembangan kavling bagi anggota. Sementara itu, koperasi tetap menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan serta berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang meningkat pada Tahun Buku 2025.
Dalam RAT tersebut, selain mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan badan pengawas, anggota juga membahas pengesahan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman pengelolaan koperasi yang lebih profesional. RAT juga menjadi momentum pemilihan pengurus KPRI Saptawa untuk masa bakti 2026–2028.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengundian 10 pemenang program umrah bagi anggota KPRI Saptawa, yakni :
1. Heru Eltano (Disnaker),
2. Yefi Yuslian (Dinas Kelautan dan Perikanan),
3. Sukma Syafitri (Biro Umum),
4. Hendro Sulistyono (Dinas ESDM),
5. Subhan Sjafari (Dinas Perkebunan),
6. Ricko Pahlevi (Biro Umum),
7. Yulia, S.Kom. (Dinas Kominfotik),
8. M. Husni Thamrin (Bapenda),
9. Yopandi (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan), serta
10. Toni Candra (Badan Penghubung).
Selain itu, pengundian hadiah simpanan anggota menetapkan Detri Yuni dari Dinas Lingkungan Hidup sebagai pemenang hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.
Hadiah lainnya berupa televisi LED diraih Mulyati (Biro Otonomi Daerah), kulkas diraih Aboeng Priady Santoso (Biro Organisasi), mesin cuci diraih Ellya Muchsin (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), serta dispenser diraih Khobid Dahriansyah dari Satuan Polisi Pamong Praja. ( LSI )
Sumber : PemprovLampung

